Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Tempat Makan Seafood Paling Segar dan Lezat di Jakarta

 


Jakarta memang dikenal sebagai kota metropolitan dengan hiruk-pikuk kesibukannya. Tapi siapa sangka, di balik gedung-gedung tinggi dan jalanan macet, ibu kota ini menyimpan beragam tempat makan seafood yang menyuguhkan kesegaran laut langsung ke meja makanmu! Dari yang bernuansa pinggir laut hingga restoran mewah, semua menawarkan sensasi rasa yang bikin ketagihan. Buat kamu yang sedang berburu seafood terbaik di Jakarta, artikel ini akan jadi panduan yang wajib dibaca. Cek juga rekomendasi lainnya di thetastehut.id untuk referensi tempat makan terbaik!

1. Bandar Djakarta – Sensasi Makan di Tepi Laut

Bandar Djakarta (source: google maps)

Kalau bicara soal seafood segar, nama Bandar Djakarta sudah pasti tidak boleh dilewatkan. Terletak di kawasan Ancol, restoran ini memberikan pengalaman makan unik: kamu bisa memilih sendiri seafood hidup seperti kepiting, udang, ikan, dan kerang yang nantinya akan dimasak sesuai selera.

Pilihan masaknya pun beragam—mau dibakar dengan saus padang pedas, digoreng tepung renyah, atau dikukus dengan bumbu oriental? Semua bisa! Suasana restoran yang terbuka dan menghadap laut menciptakan nuansa santai yang jarang ditemukan di restoran lain. Cocok banget buat makan bareng keluarga atau gathering bareng teman.

Yang membuat Bandar Djakarta spesial bukan cuma karena pilihan seafood-nya yang lengkap, tapi juga karena kesegarannya yang terasa begitu nyata di setiap gigitan. Rasanya seolah kamu sedang menyantap hidangan langsung dari kapal nelayan.

2. The Holy Crab – Gaya Makan Seafood Tanpa Piring


The Holy Crab (pic by Dinda Septiyani via gmaps)

Buat kamu yang ingin pengalaman makan seafood yang lebih fun dan messy (dalam arti positif), The Holy Crab wajib dikunjungi. Restoran ini punya konsep Louisiana seafood boil yang terkenal di Amerika—yaitu menyajikan seafood rebus yang langsung dituang di atas meja dan disantap rame-rame tanpa piring.

Udang, kepiting, kerang, dan jagung manis dimasak dengan saus pilihan seperti garlic butter, cajun spicy, atau lemon pepper yang aromanya menggoda banget. Sensasi makannya juga seru karena kamu akan menggunakan sarung tangan dan langsung menyantap dengan tangan!

Tempat ini cocok banget buat kamu yang suka makan dengan gaya bebas dan anti ribet. Selain itu, bumbu racikannya benar-benar meresap ke setiap bagian seafood, bikin kamu ketagihan sampai gigitan terakhir.

3. Seafood 68 Santa – Legendaris, Murah, dan Selalu Ramai

Seafood 68 Santa (pic by Dito Tunjung via gmaps)

Kalau kamu lebih suka nuansa kaki lima yang legendaris, mampirlah ke Seafood 68 Santa di kawasan Blok M. Tempat ini jadi favorit sejak dulu karena rasa seafood-nya yang juara, harga terjangkau, dan porsinya yang memuaskan.

Kepiting saus padangnya bikin nagih, cumi goreng tepungnya renyah di luar dan lembut di dalam, sementara kerang hijau saus tiramnya benar-benar juara. Tidak heran kalau antrean di tempat ini selalu panjang setiap malam.

Yang menarik dari Seafood 68 Santa adalah bagaimana mereka bisa mempertahankan rasa yang konsisten selama bertahun-tahun. Tempat ini bukti bahwa tidak perlu restoran fancy untuk menikmati seafood berkualitas tinggi.

4. Cut the Crab – Seafood dengan Karakter dan Gaya

Cut the Crab (source: google maps)

Kalau kamu mencari tempat makan seafood yang kekinian dan punya branding kuat, Cut the Crab adalah jawabannya. Restoran ini punya gaya yang mirip The Holy Crab, dengan konsep makan seafood langsung dari meja.

Tapi yang membedakan adalah bumbu rahasia khas Cut the Crab yang unik dan memikat. Pilihan saus seperti original spicy, creamy butter, hingga black pepper sauce-nya punya karakter rasa yang kuat dan berani.

Penyajian seafood-nya pun dibuat dalam porsi besar yang cocok untuk sharing bersama teman-teman. Tempat ini juga punya interior instagramable yang cocok buat foto-foto sebelum makan. Jadi, bukan cuma lidahmu yang dimanjakan, tapi juga feed Instagram kamu!

Seafood Segar dan Lezat Tak Perlu Jauh-Jauh dari Jakarta

Jakarta mungkin identik dengan makanan cepat saji atau restoran fancy, tapi nyatanya, kota ini menyimpan harta karun kuliner laut yang tak kalah menggoda dari restoran tepi pantai. Mulai dari tempat dengan konsep tradisional sampai yang modern dan playful, semua menawarkan seafood segar, bumbu lezat, dan pengalaman makan yang seru.

Buat kamu pencinta seafood sejati, jangan sampai melewatkan destinasi-destinasi di atas. Dan kalau kamu ingin terus update soal tempat makan terbaik lainnya, langsung aja mampir ke thetastehut.id – panduan rasa terbaik untuk petualangan kulinermu di Jakarta dan sekitarnya!

Jelajahi Kota-Kota Mati: Wisata ke Tempat yang Ditelan Waktu

 


Dunia ini penuh dengan tempat-tempat misterius yang dulunya penuh kehidupan, namun kini berubah menjadi kota mati yang ditinggalkan. Bagi para pencinta petualangan dan sejarah, menjelajahi kota-kota mati bisa menjadi pengalaman yang mendebarkan dan penuh wawasan. Jika Anda mencari destinasi unik yang berbeda dari wisata biasa, kota-kota mati menawarkan pesona tersendiri yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Untuk informasi lebih lanjut mengenai wisata ke tempat-tempat menakjubkan seperti ini, Anda bisa mengunjungi pergitravel.id.

Mengapa Kota-Kota Mati Menarik untuk Dijelajahi?

Kota-kota mati menyimpan kisah yang memikat, mulai dari bencana alam, perang, hingga perubahan ekonomi yang membuat penduduknya meninggalkan tempat tersebut. Setiap sudutnya menyimpan sisa-sisa kehidupan masa lalu yang terbengkalai, memberikan pengalaman eksplorasi yang tak terlupakan. Selain itu, arsitektur tua yang perlahan-lahan dilahap waktu menambah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dan fotografer yang ingin mengabadikan keindahan yang suram.

Destinasi Kota Mati Terpopuler di Dunia

1. Pripyat, Ukraina

Pripyat, Ukraina (source: pixabay.com)

Kota ini menjadi salah satu kota mati paling terkenal di dunia setelah bencana nuklir Chernobyl pada tahun 1986. Dahulu, Pripyat adalah kota yang berkembang pesat dengan ribuan penduduk, namun setelah ledakan reaktor nuklir, kota ini dikosongkan dalam hitungan hari. Kini, bangunan-bangunan terbengkalai, taman hiburan yang tidak pernah diresmikan, dan reruntuhan rumah sakit menjadi saksi bisu tragedi tersebut.

2. Hashima Island, Jepang

Hashima Islan (source: pixabay.com)

Pulau yang juga dikenal sebagai "Gunkanjima" atau "Pulau Kapal Perang" ini dulunya adalah pusat penambangan batu bara. Namun, setelah minyak bumi menggantikan batu bara sebagai sumber energi utama, kota ini ditinggalkan begitu saja pada tahun 1974. Kini, Hashima Island menjadi destinasi wisata yang menawarkan suasana menyeramkan dengan gedung-gedung beton yang rusak dan jalanan yang sunyi.

3. Kolmanskop, Namibia

Kolmanskop, Namibia (source: istockphoto.com)

Di tengah gurun Namibia, terdapat kota mati yang dulunya kaya akan berlian. Kolmanskop pernah menjadi salah satu kota terkaya di Afrika pada awal abad ke-20, namun setelah sumber daya berlian mulai menipis, kota ini perlahan-lahan ditinggalkan. Kini, pasir gurun telah menginvasi bangunan-bangunan tua, menciptakan pemandangan yang menakjubkan dan eksotis.

4. Bodie, California, AS

Bodie, California (source: istockphoto.com)

Bodie adalah salah satu kota hantu terbaik di Amerika Serikat yang berasal dari era Gold Rush. Kota ini dulunya dipenuhi oleh para penambang yang berharap mendapatkan kekayaan dari emas. Namun, setelah tambang emasnya habis, kota ini perlahan-lahan ditinggalkan. Kini, Bodie dipertahankan sebagai taman sejarah dengan bangunan-bangunan tua yang masih utuh.

5. Oradour-sur-Glane, Prancis

Oradour-sur-Glane, Prancis (source: istockphoto.com)

Kota ini memiliki kisah yang tragis. Pada tahun 1944, kota kecil ini dihancurkan oleh pasukan Nazi dalam sebuah pembantaian brutal yang menewaskan hampir semua penduduknya. Setelah perang, pemerintah Prancis memutuskan untuk membiarkan kota ini tetap seperti sedia kala sebagai pengingat kelamnya sejarah. Pengunjung dapat melihat mobil-mobil terbakar, rumah-rumah yang hancur, dan perabotan yang dibiarkan di tempatnya.

Tips Menjelajahi Kota Mati

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi kota-kota mati, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan:

  1. Lakukan Riset Terlebih Dahulu
    Sebelum berangkat, pastikan Anda telah mencari informasi mengenai kota yang ingin dikunjungi. Beberapa tempat mungkin memerlukan izin khusus untuk dikunjungi.

  2. Gunakan Pemandu Wisata
    Beberapa kota mati memiliki bahaya tersembunyi seperti bangunan yang rapuh atau area yang masih terkontaminasi. Menggunakan jasa pemandu wisata akan membantu Anda tetap aman selama perjalanan.

  3. Pakai Pakaian dan Peralatan yang Sesuai
    Kenakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang kuat untuk menjelajahi area yang mungkin penuh dengan puing-puing atau medan yang sulit.

  4. Hormati Sejarah dan Lingkungan
    Kota mati adalah peninggalan sejarah yang memiliki nilai penting. Jangan merusak atau mengambil apa pun sebagai suvenir. Biarkan tempat tersebut tetap utuh agar generasi mendatang juga bisa melihatnya.

  5. Persiapkan Diri untuk Pengalaman yang Berbeda
    Beberapa kota mati memiliki atmosfer yang suram dan menyeramkan. Jika Anda mudah terpengaruh oleh suasana, pertimbangkan kembali sebelum mengunjungi tempat-tempat ini.

Kota Mati di Indonesia yang Bisa Dikunjungi

Indonesia juga memiliki beberapa kota mati yang menarik untuk dijelajahi, seperti:

  • Pulau Biawak, Indramayu: Dulunya merupakan tempat penelitian, kini pulau ini tidak berpenghuni dan penuh dengan bangunan terbengkalai.

  • Desa Trunyan, Bali: Desa ini terkenal karena tradisi pemakaman uniknya, di mana jenazah dibiarkan di alam terbuka dan hanya tertutup anyaman bambu.

  • Gunung Padang, Jawa Barat: Situs megalitikum yang masih menyimpan banyak misteri dan jarang dikunjungi wisatawan.

Kesimpulan

Menjelajahi kota-kota mati adalah pengalaman yang tidak biasa namun sangat menarik. Selain memberikan wawasan sejarah, tempat-tempat ini juga menawarkan pemandangan yang unik dan atmosfer yang berbeda dari destinasi wisata lainnya. Dengan persiapan yang matang dan sikap yang menghargai sejarah, perjalanan ke kota-kota mati bisa menjadi petualangan yang tak terlupakan. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang destinasi wisata unik lainnya, jangan lupa kunjungi pergitravel.id untuk rekomendasi terbaik!

Tempat Wisata Religi di Tabalong


Kalimantan Selatan merupakan provinsi yang mayoritas warganya beragama Islam. Banyaknya situs bersejarah dan makam para wali (kubah) yang menjadi saksi penyebaran agama Islam di Kalimantan Selatan. Saat ini tempat-tempat tersebut dibuka untuk umum dan menjadi salah satu tujuan wisata religi bagi para peziarah atau pun yang hendak menunaikan nazarnya yang sudah terpenuhi.


Di Tabalong sendiri jika ingin berwisata religi, terdapat dua tempat yang bisa dikunjungi yaitu Makam Syekh Muhammad Nafis dan Masjid Pusaka Banua Lawas. Mari mengenal lebih dekat tentang dua tempat tersebut.


Makam Syekh Muhammad Nafis

Makam Syekh Muhammmad Nafis ini terletak di desa Binturu Kec. Kelua dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat kota Tabalong. Akses menuju kesana cukup mudah, bisa dilalui mobil dan motor. Bagi yang pertama kali ingin berkunjung kesini nggak usah khawatir, karena ada papan yang menunjukkan arah menuju ke area makam.


Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari sendiri adalah  seorang Ulama Banjar yang dikenal sebagai tokoh sufi yang disegani. Beliau ahli pada bidang fiqih dan tasawuf, serta telah menulis kitab Ad-Durrun Nafis yang berisi ajaran tasawuf. 


Berdasarkan catatan sejarah, Syekh Muhammad Nafis lahir di Martapura pada tahun 1148 Hijriah dan sejak kecil beliau sudah menunjukkan kecerdasan diatas rata-rata anak seusianya, sehingga dikirimlah beliau ke Mekkah untuk belajar dan mendalami ilmu agama oleh Kesultanan Banjar. Di Mekkah, beliau memiliki banyak guru, salah satunya guru pada bidang tasawuf adalah Abdullah bin Hijazi Asy-Syarqawi Al-Azhari.


Dalam mempelajari ilmu tasawuf, Syekh Muhammad Nafis mencapai gelar “Syekh Al-Mursyid”. Gelar tersebut menunjukkan bahwa ia diperkenankan mengajar ilmu tasawuf dan tarekatnya pada orang lain. 


Saat ini Makam Syekh Muhammad Nafis menjadi salah satu destinasi wisata religi di Tabalong yang selalu dikunjungi peziarah dari berbagai daerah, terutama saat haul yang biasa diadakan satu tahun sekali.


Masjid Pusaka Banua Lawas

Sekitar 20 menit dari Makam Syekh Muhammad Nafis terdapat Masjid Pusaka Banua Lawas. Masjid ini terletak di Banua Lawas Kab. Tabalong. Masjid Pusaka adalah masjid tertua dan menjadi saksi sejarah diterimanya Islam oleh suku Dayak Maanyan di Tabalong. Masjid ini sendiri awalnya adalah pesanggrahan atau tempat pemujaan Kaharingan. Namun sejak diterimanya Islam, tempat ini berubah menjadi Masjid.


Di Masjid Pusaka ini terdapat dua tajau (guci tempat penampungan air yang dahulu digunakan suku Dayak untuk memandikan bayi baru lahir). Tajau ini sudah berusia lebih dari 400 tahun dan warnanya tidak berubah, padahal sehari-harinya diterpa sinar matahari. Air di dalam tajau pun diyakini warga memiliki keberkahan bagi siapa pun yang mencuci muka atau minum dari air tajau tersebut.  Selain dua tajau, masih tersimpan juga beduk asli dan pentungan sepanjang 110 cm.


Masjid Pusaka Banua Lawas sampai saat ini masih ramai dikunjungi peziarah dari beragam daerah, terutama di hari Rabu karena bertepatan dengan hari pasar di Banua Lawas. Di samping Masjid Pusaka Banua Lawas juga terdapat makam Penghulu Rasyid, salah satu pejuang kemerdekaan di Tabalong.


Itu tadi dua tempat wisata religi yang bisa kalian kunjungi saat ke Tabalong. Semoga bisa menjadi referensi untuk kalian yaaaa…

Rekomendasi Tempat Wisata Favorit di Tabalong

 


Lebaran jadi momen kemenangan bagi umat Islam karena sudah mampu menyelesaikan ujian puasa selama satu bulan. Selain itu lebaran jadi ajang untuk silaturahmi antar keluarga. Biasanya di hari pertama sih. Kalau sudah hari kedua dan seterusnya akan dihabiskan dengan liburaaan.


Meskipun liburan keluar kota dan nonton bioskop di mall terdengar menggiurkan. Ya gimana nggak, banyak film bagus keluar pas lebaran gini. Tapi nggak apa-apa deh, di Tabalong sendiri cukup banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi saat libur lebaran. Kali ini aku mau merekomendasikan beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi saat lebaran di Tabalong.


  1. Riam Bidadari

Terletak di desa Lumbang, Muara Uya tempat wisata Riam Bidadari ini selalu dikunjungi pengunjung untuk healing. Disini kalian bisa camping atau bersantai menikmati pemandangan pegunungan dan berenang di sungai dengan bebatuan yang cukup dangkal. Tapi tetap berhati-hati karena ada beberapa titik yang arusnya cukup deras.


Riam Bidadari (source: koleksi pribadi)

Harga tiket masuk Rp. 5.000/orang. Kalau ingin camping harga tiketnya Rp. 15.000/orang. Selain itu disini ada penyewaan tenda, karpet dan alat camping lain. Di sekitar tempat wisata tersedia banyak warung milik penduduk lokal.

Untuk fasilitas sudah tersedia musholla, wc dan kamar mandi yang cukup memadai. Namun jika sedang ramai pengunjung, harap bersabar karena jumlahnya terbatas.


  1. Taman Sapana

Tempat wisata favorit keluarga yang kids friendly. Disini tersedia ragam area bermain ramah anak (playground), taman burung merpati, tamam kelinci, kolam terapi ikan, ATV arena, dan becak mini.

Biaya masuk Rp. 5.000 untuk dewasa dan Rp. 3.000 untuk anak-anak. Biaya masuk belum termasuk dengan wahana yang ditawarkan, jadi masih perlu biaya tambahan untuk menikmati wahana didalamnya. Tapi nggak perlu khawatir, karena harganya masih terjangkau. Mulai dari Rp. 10.000 - Rp. 20.000 per orang.

Fasilitas disini juga sudah lumayan lengkap, ada mushola, WC yang tersedia di beberapa titik dan warung makanan & minuman. Biasanya saat akhir pekan, musim libur sekolah, lebaran dan tahun baru tempat ini ramai pengunjung.


  1. Goa Liang Tapah

Goa Liang Tapah merupakan wisata goa yang dibawahnya terdapat perairan, sehingga kalian bisa menikmati dua wisata sekaligus. Pertama, di bagian atas kalian bisa menikmati pesona goa dengan stalaktit dan stalakmitnya. Kedua, di bagian bawah terdapat kolam buatan yang sumber airnya berasal dari perairan dalam goa. Airnya segar banget loh.


View perairan di dalam Goa Liang Tapah

Di bagian kolam ini bisa dinikmati anak-anak dan orang dewasa. Ada penyewaan pelampung ban berbagai ukuran, tapi pastikan untuk selalu mengawasi anak-anak kalau bermain disini.


Kolam depan gua yang mengarah ke kolam buatan

Untuk fasilitas sudah terdapat satu aula yang cukup besar, kamar mandi dan WC. Ada beberapa warung milik warga lokal juga yang berjualan disini.

Lokasinya di desa Garagata Kec. Jaro dengan jarak tempuh sekitar 1 jam 20 menit dari pusat kota Tabalong. Akses menuju ke lokasi sangat mudah dan bisa dilalui sepeda motor dan mobil, meskipun di beberapa titik masih ada jalan yang belum mulus tapi masih bisa ditolerir. 


  1. Air Terjun Lano

Dari semua tempat wisata yang aku rekomendasikan, air terjun lano yang terjauh sih. Hampir berbatasan dengan perbatasan Kalsel dan Kaltim. Jarak tempuhnya sekitar 1 jam 30 menit, terletak di Desa Lano Kec. Jaro.

Menurut ku kalau mau kesini cukup effort, karena dari parkiran menuju air terjunnya aja sekitar 500 m berjalan kaki. Sedangkan warung, WC dan kamar mandi terletak nggak begitu jauh dari parkiran. Kebayang nggak tuh, gimana kalau mau ganti baju, BAK, dll.

Pas sampai air terjun, airnya segar dan suasananya masih asri sekali. Pas banget buat healing dengan tema back to nature. Sepanjang jalan setapak menuju ke air terjun juga mata dimanjakan dengan suasana hutan yang masih asri.


  1. Danau Walet

Tempat wisata ini baru dibuka beberapa tahun terakhir. Berlokasi di desa Teratau Kec. Jaro perlu waktu tempuh sekitar 1 jam 4 menit dari pusat kota Tabalong untuk sampai kesini.

Danau Walet merupakan tempat yang cocok untuk yang ingin liburan ke alam, karena sebagian besar tempat ini merupakan danau yang cukup luas dan area camping. Tentu saja bisa camping disini, selain itu ada wahana flying fox, perahu bebek, lanting, perahu jukung dan waterball yang bisa kalian coba.

Fasilitas umum berupa mushola, aula, kamar mandi, WC, dan cafetaria pun tersedia disini. Untuk lebih detailnya, kalian bisa kepoin IG @ekowisatadesateratau yaa..


Sekian untuk rekomendasi tempat wisata yang bisa bisa kalian datangi saat libur lebaran nanti di Tabalong. Semoga membantuuu.

Paket Lengkap Wisata Seru Di New Zealand

New Zealand atau Selandia Baru –dalam bahasia Indonesia- adalah sebuah negara kepulauan yang berada di Barat Daya Samudera Pasifik, kawasan Oseania. Negara yang kawasan geografisnya terdiri dari dua pulau besar yaitu pulau Utara dan pulau Selatan, dipisahkan oleh Selat Cook dan beberapa pulau kecil lain disekitarnya membuat pesona alam New Zealand begitu khas. Selain itu keramahan warganya juga menjadi daya tarik tersendiri saat mengunjungi negara ini.
New Zealand juga menawaarkan berbagai permainan ekstrem yang tak kalah menantang dan spot foto dengan background alami seperti pegunungan, pantai, danau, sungai, serta hamparan lahan hijau yang luas, membuat kita tak ragu memasukkan New Zealand ini dalam list negara yang wajib dikunjungi untuk berwisata. Pokoknya paket lengkap deh!
Kira-kira destinasinya apa saja ya? Simak yuk!

1.        Auckland Sky Tower

(foto via pinterest)

Auckland Sky Tower ini merupakan bangunan tertinggi di New Zealand. Tingginya mencapai 328 meter dari permukaan tanah. Disini kita bisa mencoba wahana Sky Jump.
Tapi sebelum memulai permainan tersebut, kita wajib untuk mengisi riwayat penyakit pada form yang sudah disediakan, lalu mengenakan serangkaian pengaman agar tak terjadi hal yang tak diinginkan.
Setelah itu, kalian sudah bisa mencoba Sky Jump. Permainan ini sangat memacu adrenalin. Karena kita ditantang untuk terjun dari ketinggian, tepatnya dari atas menara Auckland Sky Tower. Tertarik mencoba?

2.        Shotover Jet

(foto via pinterest)

Salah satu wahana pemacu adrenalin lainnya yang ada di New Zealand adalah Shotover Jet.
Jika kalian pernah naik roller coaster, mungkin sensasinya kurang lebih sama seperti itu. Bedanya shotover jet ini adalah kita akan dibawa melaju kencang diatas sungai mengarungi celah tebing yang curam. Sudah bisa dibayangkan bagaimana menantangnya permainan ini?

3.        Hobbiton Movie Set

(foto via pinterest)

Ada yang pernah nonton film Lord Of The Rings?
Salah satu set tempat syuting dari film tersebut ada di New Zealand loh!
Menariknya, tempat tersebut bisa dikunjungi wisatawan pula. Disini kita bisa berswafoto ria di rumah rumah milik hobbit, manusia kerdil yang ada di film tersebut. Peraturan terpenting yang perlu dipegang jika berkunjung kesini adalah jangan mencabut rumput dan jangan buang sampah sembarangan.

4.        Botanical Garden

(foto via pinterest)

Destinasi asik buat foto-foto lainnya ada di kota Christchurch, New Zealand, tepatnya di Botanical Garden. Disini terdapat banyak sekali jenis pohon dan tanaman dari seluruh dunia. Bahkan bunga mawar yang tersedia disini saja mencapai 250 jenis mawar dengan warna cantik dan beragam.
Tempatnya adem, bersih dan bagus banget jadi latar berfoto instagramable. Yakin nggak mau kesini?

5.        Punting On The Avon

(foto via pinterest)

Masih di tempat yang sama dengan Botanical Garden. Disini juga ada wisata menyusuri sungai ala Venice (Italia). Bedanya jika di Venice menggunakan perahu gondola, disini menggunakan perahu punting. Perahu ini bentuknya lebih kecil dari gondola.
Selama 30 menit kalian akan diajak menyusuri sungai dangkal nan tenang dengan pemandangan taman hijau dengan bunga-bunga cantik dan pohon rindang disekeliling, serta sesekali melewati jembatan bernuansa aesthetic membuat suasana romantis kian terasa.


(foto via pinterest)

Dimana kita biasa melihat sunrise yang indah? Gunung? Pantai?
Di New Zealand, kalian bisa merasakan pengalaman melihat sunrise yang berbeda dari biasanya. Apa itu? Melihat sunrise diatas awan. Menggunakan balon udara tentunya.
Namun jika ingin melihat view sunrise terbaik, kalian bisa datang saat musim semi (sekitar akhir bulan September – November) dan pagi pagi buta sekali. Karena menuju titik kumpulnya memerlukan waktu dan persiapan yang cukup, agar saat kita sudah diatas dengan balon udara, sunrise yang dinanti bisa dilihat tepat waktu.
Melihat secara langsung indahnya detik-detik terbit matahari dari ufuk timur itu tentu tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Jika melihat sunrise dari atas gunung atau pantai saja sudah indah, apalagi dari atas awan. Ditambah lagi pemandangan berupa pegunungan dengan beberapa puncaknya yang masih tertutup es, serta padang rumput hijau dibawah membuat kita semakin mensyukuri akan indahnya ciptaan Tuhan.

7.        Makan Burger di Fergburger

(foto via pinterest)

Puas mengunjungi berbagai tempat wisata menarik, tentu membuat perut terasa lapar dan menuntut minta diisi.
Salah satu kuliner yang patut dicoba jika berkunjung ke New Zealand adalah Burger di Fergburger. Karena burger disini terkenal dengan cita rasanya yang sangat lezat. Terbukti dengan padatnya pengunjung yang rela mengantri demi burger ini.

Tempat wisata yang ditawarkan di New Zealand menarik sekali bukan? Selain destinasi diatas, masih ada banyak sekali tempat wisata menarik yang perlu dieksplor jika berkunjung kesini. Jangan sungkan berkunjung ke New Zealand yah!